Pengertian:
Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.(wikipedia.org)
A. Masa Perkembangan bioteknologi
B. Jenis
Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.(wikipedia.org)
A. Masa Perkembangan bioteknologi
- 8000 SM Pengumpulan benih untuk ditanam kembali. Bukti bahwa bangsa Babilonia, Mesir, dan Romawi melakukan praktik pengembangbiakan selektif (seleksi artifisal) untuk meningkatkan kualitas ternak.
- 6000 SM Pembuatan bir, fermentasi anggur, membuat roti, membuat tempe dengan bantuan ragi.
- 4000 SM Bangsa Tionghoa membuat yogurt dan keju dengan bakteri asam laktat.
- 1500 Pengumpulan tumbuhan di seluruh dunia.
- 1665 Penemuan sel oleh Robert Hooke(Inggris) melalui mikroskop.
- 1800 Nikolai I. Vavilov menciptakan penelitian komprehensif tentang pengembangbiakan hewan.
- 1880 Mikroorganisme ditemukan.
- 1856 Gregor Mendel mengawali genetika tumbuhan rekombinan.
- 1865 Gregor Mendel menemukan hukum hukum dalam penyampaian sifat induk ke turunannya.
- 1919 Karl Ereky, insinyur Hongaria, pertama menggunakan kata bioteknologi.
- 1970 Peneliti di AS berhasil menemukan enzim pembatas yang digunakan untuk memotong gen gen.
- 1975 Metode produksi antibodi monoklonal dikembangkan oleh Kohler dan Milstein.
- 1978 Para peneliti di AS berhasil membuat insulin dengan menggunakan bakteri yang terdapat pada usus besar.
- 1980 Bioteknologi modern dicirikan oleh teknologi DNA rekombinan. Model prokariot-nya, E. coli, digunakan untuk memproduksi insulin dan obat lain, dalam bentuk manusia. Sekitar 5% pengidap diabetes alergi terhadap insulin hewan yang sebelumnya tersedia).
- 1992 FDA menyetujui makanan GM pertama dari Calgene: tomat "flavor saver" (Flavr Savr).
- 2003 Perampungan Human Genome Project
B. Jenis
Bioteknologi memiliki beberapa jenis atau cabang ilmu yang beberapa diantaranya diasosikan dengan warna, yaitu:
Bioteknologi merah (red biotechnology)
merupakan
cabang ilmu bioteknologi yang mempelajari aplikasi bioteknologi di
bidang medis. Cakupannya meliputi seluruh spektrum pengobatan manusia,
mulai dari tahap preventif,
diagnosis, dan pengobatan. Contoh penerapannya adalah pemanfaatan
organisme untuk menghasilkan obat dan vaksin, penggunaan sel induk untuk
pengobatan regeneratif, serta terapi gen untuk mengobati penyakit
genetik dengan cara menyisipkan atau menggantikan gen abnomal dengan gen
yang normal.
Bioteknologi putih/abu-abu (white/gray biotechnology)
adalah bioteknologi yang diaplikasikan dalam industri seperti pengembangan dan produksi senyawa baru serta pembuatan sumber energi terbarukan. Dengan memanipulasi mikroorganisme seperti bakteri dan khamir atau ragi,
enzim-enzim dan organisme-organisme yang lebih baik telah tercipta
untuk memudahkan proses produksi dan pengolahan limbah industri.
Pelindian (bleaching) minyak dan mineral dari tanah untuk meningkakan
efisiensi pertambangan, dan pembuatan bir dengan khamir.
Bioteknologi hijau (green biotechnology)
mempelajari
aplikasi bioteknologi di bidang pertanian dan peternakan. Di bidang
pertanian, bioteknologi telah berperan dalam menghasilkan tanaman tahan
hama, bahan pangan dengan kandungan gizi lebih tinggi dan tanaman yang
menghasilkan obat atau senyawa yang bermanfaat. Sementara itu, di bidang
peternakan, binatang-binatang telah digunakan sebagai "bioreaktor"
untuk menghasilkan produk penting contohnya kambing, sapi, domba, dan
ayam telah digunakan sebagai penghasil antibodi-protein protektif yang
membantu sel tubuh mengenali dan melawan senyawa asing (antigen).
C. Rekayasa genetika
Rekayasa genetika adalah prosedur dasar dalam menghasilkan suatu produk bioteknologi. Secara umum, rekayasa genetika melakukan modifikasi pada mahluk hidup melalui transfer gen dari suatu organisme ke organisme lain. Prosedur rekayasa genetika secara umum meliputi :
Bioteknologi biru (blue biotechnology)
disebut
juga bioteknologi akuatik atau perairan yang mengendalikan
proses-proses yang terjadi di lingkungan akuatik. Salah satu contoh yang
paling tua adalah akuakultura, menumbuhkan ikan bersirip atau
kerang-kerangan dalam kondisi terkontrol sebagai sumber makanan,
(diperkirakan 30% ikan yang dikonsumsi di seluruh dunia dihasilkan oleh
akuakultura). Perkembangan bioteknologi akuatik termasuk rekayasa
genetika untuk menghasilkan tiram tahan penyakit dan vaksin untuk
melawan virus yang menyerang salmon dan ikan yang lain. Contoh lainnya
adalah salmon transgenik yang memiliki hormon pertumbuhan secara
berlebihan sehingga menghasilkan tingkat pertumbuhan sangat tinggi dalam
waktu singkat.
C. Rekayasa genetika
Rekayasa genetika adalah prosedur dasar dalam menghasilkan suatu produk bioteknologi. Secara umum, rekayasa genetika melakukan modifikasi pada mahluk hidup melalui transfer gen dari suatu organisme ke organisme lain. Prosedur rekayasa genetika secara umum meliputi :
- Isolasi gen
- Memodifikasi gen sehingga fungsi biologisnya lebih baik
- Mentrasfer gen tersebut ke organisme baru
- Membentuk produk organisme transgenik
Prosedur pembentukan organisme transgenic ada dua, yaitu:
Beberapa langkah dasar proses introduksi gen yaitu
- Melalui proses introduksi gen
- Melalui proses mutagenesis
D. Proses introduksi gen
:
G. Bioteknologi juga berguna di bidang:
Sel Punca
1. Menghasilkan obat – obatan yang lebih efektif dan murah meriah salah satu contohnya adalah pembuatan hormon insulin dari isolasi gen Bekteri E. coli.
2. Menghasilkan antibiotik untuk membunuh penyakit yang berbahaya. Saat ini sudah banyak sekali antibiotik yang ada di apotik dan murah harganya serta lebih efektif dalam pengobatan.
3. Mengurangi pencemaran lingkungan, beberapa contoh bakteri yang dapat membantu daur ulang seperti menghancurkan sampah – sampah organik dan juga membersihkan sisa tumpahan minyak di dalam laut.
4. Meningkatkan hasil produksi pertanian dari tanaman transgenik karena tanaman ini memiliki daya tahan yang tinggi terhadap kondisi lingkungan yang ekstrim dan juga ia tidak mudah diserang oleh hama.
1. Rusaknya ekosistem karena beberapa jenis produk tanaman transgenik terbukti dapat menurunkan jumlah spesies yang ada di alam ini karena ia tidak lagi memakan tanaman yang di transgenikkan.
2. Hilangnya beberapa jenis hewan dan tumbuhan tertentu. Dengan adanya bioteknologi maka hanya tanaman dan hewan yang berkualitas bagus saja yang akan dikembangkan , sedangakan hewan dan tumbuhan dengan kualitas kurang baik akan menjadi punah.
3. Dapat menyebabkan alergi karena tidak semua orang cocok dengan gen asing yang di masukkan ke dalam tubuhnya. Oleh karena itu harus berhati – hati ketika mengonsumsi produk bioteknologi.
- Membentuk sekuen gen yang diinginkan yang ditandai dengan penanda yang spesifik
- Mentransformasi sekuen gen yang sudah ditandai ke jaringan
- Mengkultur jaringan yang sudah mengandung gen yang ditransformasikan
- Uji coba kultur tersebut di lapangan
E. Mutagenesis
Memodifikasi
gen pada organisme tersebut dengan mengganti sekuen basa nitrogen pada
DNA yang ada untuk diganti dengan basa nitrogen lain sehingga terjadi
perubahan sifat pada organisme tersebut, contoh: semula sifatnya tidak
tahan hama menjadi tahan hama. Agen mutagenesis ini biasanya dikenal
dengan istilah mutagen. Beberapa contoh mutagen yang umum dipakai adalah
sinar gamma (mutagen fisika) dan etil metana sulfonat (mutagen kimia).
F. Human Genome Project
Human Genome Project adalah
usaha internasional yang dimulai pada tahun 1990 untuk mengidentifikasi
semua gen (genom) yang terdapat pada DNA dalam sel manusia dan
memetakan lokasinya pada tiap kromosom manusia yang berjumlah 24. Proyek
ini memiliki potensi tak terbatas untuk perkembangan di bidang
pendekatan diagnostik untuk mendeteksi penyakit dan pendekatan molekuler
untuk menyembuhkan penyakit genetik manusia.
1. Bioteknologi modern
Bioteknologi
modern adalah jenis ilmu bioteknologi yang menggunakan alat – alat
modern dan bersifat sangat kecil sekali sehingga sulit untuk dilakukan
di rumah – rumah. BIoteknologi modern memiliki ciri – ciri yaitu sudah
memanfaatkan teknologi DNA rekombinan. Salah satu contoh dari
BIoteknologi modern adalah memanfaatkan Bakteri E.Coli untuk perbanyakan
hormon insulin bagi penderita diabetes sehingga kadar gula darahnya
dapat dikurangi.Pada intinya Bioteknologi sudah memanfaatkan teknologi
penyambungan dan pemotongan dna dari suatu virus atau bakteri untuk
digabung dengan makhluk hidup lainnya agar lebih bermanfaat. Contoh
Bioteknologi Modern yaitu : Bayi tabung,Produksi hormon pertumbuhan
manusia (Growth Hormon), Antibiotik, Vaksin Malaria, Hormon BST, Hewan
Transgenik, Tanaman Tahan hama, Dan domba Dolly.
2. Bioteknologi konvensional
Bioteknologi
konvensional adalah penerapan ilmu bioteknologi dengan memanfaatkan
makhluk hidup secara langsung untuk mengubah kandungan gizi dari suatu
produk. Bioteknologi konvensional mudah dilakukan di rumah – rumah
sederhana sekalipun karena prosesnya mudah dan juga bahan – bahannya
mudah di dapatkan. Beberapa contoh dari Bioteknologi konvensional yaitu
pembuatan tempe, pembuatan, kecap, pembuatan oncom dan pembuatan tape.
3.Bioteknologi pertanian
Bioteknologi
pada bidang pertanian turut memberikan sumbangsih yang sangat besar
karena dengan ilmu tersebut maka produksi dan kualitas hasil pertanian
dapat ditingkatkan lagi. Bioteknologi pertanian sudah dimanfaatkan
masyarakat sejak dahulu hingga berkembang dalam bentuk modern seperti
saat ini. Pembuatan kompos atau biogas adalah salah satu produk
bioteknologi pertanian sederhana, sedangkan pembuatan tanaman
transgenik, kultur jaringan, biopestisida merupakan contoh dari
bioteknologi pertanian yang sudah modern. Pembuatan tanaman hidroponik
juga berkat ilmu dari bioteknologi pertanian dimana tanaman ini memiliki
banyak sekali keunggulan seperti tidak membutuhkan lahan yang luas,
mudah dikerjakan, tumbuh lebih cepat, hemat pupuk, dan bebas dari hama
dan penyakit.
4. Bioteknologi pangan
Di
bidang pangan ilmu bioteknologi berperan dalam meningkatkan kualitas
dari zat gizi dari suatu makanan. beberapa contoh produk bioteknologi
pangan seperti : Kopi, kecam, keju, yoghurt, nata de coco, oncom, tape
dan tempe. Bila diamati bahan dasar dari pembuatan produk tersebut rasa
dan gizinya masih rendah untuk manusia, tetapi setelah melalui proses
bioteknologi maka ia menjadi makanan yang digemari karena enak dan juga
bernilai gizi tinggi. Beberapa jenis minuman yang mengandung alkohol
dibuat dari proses fermentasi jamur an aerob yang akan bekerja pada
lingkungan tidak mengenadung oksigen.
5. Bidang Medis
Aplikasi
dari bioteknologi medis sudah berlangsung lama, sebagai contoh 100
tahun lalu lintah umum digunakan untuk merawat penyakit dengan cara
membiarkan lintah menyedot darah pasien (bloodletting). Hal ini
dipercaya dapat menghilangkan darah yang sudah terjangkit penyakit. Pada
zaman sekarang, lintah ditemukan memiliki enzim pada kelenjar salivanya
yang dapat menghancurkan gumpalan darah yang bila tidak dihancurkan
dapat menyebabkan strok dan serangan jantung.
Sel Punca
Sel
punca adalah jenis sel khusus dengan kemampuan membentuk ulang dirinya
dan dalam saat yang bersamaan membentuk sel yang terspesialisasi.
Aplikasi Terapeutik Sel Stem Embrionik pada Berbagai Penyakit
Degeneratif. Dalam Cermin Dunia Kedokteran, meskipun kebanyakan sel
dalam tubuh seperti jantung maupun hati telah terbentuk khusus untuk
memenuhi fungsi tertentu, stem cell selalu berada dalam keadaan tidak
terdiferensiasi sampai ada sinyal tertentu yang mengarahkannya
berdiferensiasi menjadi sel jenis tertentu. Kemampuannya untuk
berproliferasi bersamaan dengan kemampuannya berdiferensiasi menjadi
jenis sel tertentu inilah yang membuatnya unik . Karakteristik biologis
dan diferensiasi stem cell fokus pada mesenchymal stem cell. Cermin
Dunia Kedokteran
Aplikasi dari sel punca diantaranya adalah
pengobatan infark jantung yaitu menggunakan sel punca yang berasal dari
sumsum tulang untuk mengganti sel-sel pembuluh yang rusak
(neovaskularisasi). Aplikasi terapeutik sel stem embrionik pada berbagai
penyakit degeneratif. Selain itu, sel punca diduga dapat digunakan
untuk pengobatan
diabetes tipe I dengan cara mengganti sel pankreas yang sudah rusak
dengan sel pankreas hasil diferensiasi sel punca. Hal ini dilakukan
untuk menghindari reaksi penolakan yang dapat terjadi seperti pada
transplantasi pankreas dari binatang. Sejauh ini percobaan telah
berhasil dilakukan pada mencit.
H. Dampak dari Bioteknologi
Dampak Positif pada Bioteknologi:
dampak
positif pada bioteknologi dalam kehidupan sehari-hari sudah sangat
banyak dan ilmu ini akan terus mengalami perkembangan seiring dengan
berkembangnya alat – alat pembantu bioteknologi seperti mikroskop dan
alat – alat yang berkaitan dengan pemotong dan penyambung DNA pada
makhluk hidup. Secara umum berikut ini manfaat bioteknologi bagi manusia
:1. Menghasilkan obat – obatan yang lebih efektif dan murah meriah salah satu contohnya adalah pembuatan hormon insulin dari isolasi gen Bekteri E. coli.
2. Menghasilkan antibiotik untuk membunuh penyakit yang berbahaya. Saat ini sudah banyak sekali antibiotik yang ada di apotik dan murah harganya serta lebih efektif dalam pengobatan.
3. Mengurangi pencemaran lingkungan, beberapa contoh bakteri yang dapat membantu daur ulang seperti menghancurkan sampah – sampah organik dan juga membersihkan sisa tumpahan minyak di dalam laut.
4. Meningkatkan hasil produksi pertanian dari tanaman transgenik karena tanaman ini memiliki daya tahan yang tinggi terhadap kondisi lingkungan yang ekstrim dan juga ia tidak mudah diserang oleh hama.
Dampak Negatif pada Bioteknologi:
Dampak
negatif dari bioteknologi juga ada dan membahayakan terutama bagi orang
yang tidak paham terhadap lingkungan. Ada etika yang harus dilakukan
untuk mengembangkan produk bioteknologi. Berikut ini dampak negatif dari
bioteknologi1. Rusaknya ekosistem karena beberapa jenis produk tanaman transgenik terbukti dapat menurunkan jumlah spesies yang ada di alam ini karena ia tidak lagi memakan tanaman yang di transgenikkan.
2. Hilangnya beberapa jenis hewan dan tumbuhan tertentu. Dengan adanya bioteknologi maka hanya tanaman dan hewan yang berkualitas bagus saja yang akan dikembangkan , sedangakan hewan dan tumbuhan dengan kualitas kurang baik akan menjadi punah.
3. Dapat menyebabkan alergi karena tidak semua orang cocok dengan gen asing yang di masukkan ke dalam tubuhnya. Oleh karena itu harus berhati – hati ketika mengonsumsi produk bioteknologi.
Sumber:
http://kampus-biologi.blogspot.co.id/2014/10/pengertian-bioteknologi-bioteknologi.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Bioteknologi
No comments:
Post a Comment